Kondisi terminal bus Seloaji Ponorogo membuat kalangan dewan setempat gerah. Mereka menilai, kerusakan yang cukup parah itu membuktikan lemahnya kinerja dinas terkait, khususnya dinas perhubungan (dinhub). ”Kondisi itu tak bisa dibiarkan begitu saja, harus segera diperbaiki,” terang Sunarto, anggota Komisi B DPRD Ponorogo.
Menurut Sunarto, perbaikan sarana dan prasarana terminal harus menjadi skala prioritas bagi pemkab. Lantaran pembangunan itu tidak hanya menjadi kewenangan dinhub, pihaknya mendesak agar seluruh satker yang terlihat segera turun tangan. ”Terminal itu merupakan salah satu fasilitas yang bisa langsung dirasakan masyarakat, makanya harus jadi superprioritas,” tandas anggota dewan dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
Hal senada diungkapkan Agus Dermawan, ketua komisi yang membidangi perekonomian itu. Menurutnya, selain perbaikan sarana, dishub juga harus bertindak tegas melakukan penertiban. Baik bus yang sering menurunkan penumpang di luar terminal maupun tukang ojek. Menurutnya, penertiban itu akan berdampak besar terhadap kegiatan ekonomi di terminal. ”Bukan hanya persoalan pedagang kios, tapi juga pendapatan asli adaerah,” tegasnya.
Hal tersebut terungkap saat rapat kerja komisi B dengan dinhub kemarin. Dalam rapat di runag komisi itu, dewan membeber berbagai temuan tentang karut marut pengelolaan terminal. Seperti keluhan para pedagang, sopir bus, hingga tukang ojek yang biasa mangkal di dalam terminal. ”Kami minta dishub segera mencarikan solusi atas persoalan itu,” tandasnya.
Sementara Kepala Dishub Siswantop mengaku akan segera melakukan perbaikan sarana danprasarana. Hanya saja,perbaikanitu dilakukan setelah melakukan koordinasi dengan berbagai satker. Seperti dinas pekerjaan umum. ”Secepatnya kami koordinasikan agar segera ada perbaikan,” katanya.
Terkait penertiban bus dan ojek yang melanggar, Siswanto mengaku akan bekerjasama dengan Polres Ponorogo. Hal itu telah dikomunikasikan dengan Kapolres Ponorogo AKBP Lakoni Wiranegara. ”Semua akan ditata agar menjadi lebih baik,” janjinya.
JPNN
Artikel yang berhubungan :
Komentar :