Friday, February 10, 2012 22:44


cara diet sehat


Soal Pelajar Mesum, Dinas Pendidikan Ponorogo Angkat Tangan

Oleh pada Monday, March 22, 2010, 8:04

cara diet sehat

Dinas Pendidikan Ponorogo tidak bisa berbuat banyak atas maraknya kasus pelajar mesum di wilayahnya. Pasalnya, ruang gerak dan kewenangan dindik terbatas. Sehingga tidak bisa mengawawi para pelajar di luar jam sekolah. ”Kami sadar kami juga merupakan salah satu bagian dari para siswa itu. Namun kami tidak memiliki hak sepenuhnya untuk menindak mereka saat sudah tidak berada dalam wewenang kami,” terang Kepala Dinas Pendidikan Dwikora Hadi Meinanda.

Menurutnya aksi amoral pasangan siswa warga Desa Gandu Kepuh, Sukorejo dan warga Kelurahan Jingglong, Ponorogo, tersebut tidak hanya menjadi wewenang dindik semata. Mengingat masih banyak faktor lain yang mempengaruhi perilaku pergaulan bebas para pelajar tersebut. ”Kami sudah memberikan pengarahan serta aturan tertentu bagi pelajar yang kedapatan berbuat asusila. Tapi hal itu juga bukan semata taggung jawab kami,” kilahnya.

Dwikora mengatakan selain merupakan kewajiban para tenaga pendidik untuk mengarahkan para siswanya, lingkungan serta elemen masyarakat serta instansi lain juga terlibat dalam skema pemberantasan perilaku miring tersebut. ”Kalau sistemnya sudah terencana dan bisa saling mengisi, kami yakin pelajar itu tidak akan melanggar norma susila itu,” terangnya.

Orang tua dan lingkungan sang anak yang seharusnya lebih berperan memperhatikan perilaku sosial mereka. Karena kedua elemen itulah yang memiliki peran sangat penting terhadap tumbuh kembang perilaku generasi muda saat ini. ”Katakanlah kami sudah memberikan pantauan yang cukup bagi merka. Namun tidak ada tindak lanjut dari orang-orang terdekat mereka, terus kita mau berbuat apalagi. Tidak mungkin kalau kami harus memantau mereka sehari penuh,” paparnya.

Padahal menurut dia, kondisi psikologi pelajar pada usia tersebut merupakan masa transisi. Jika tidak dikontrol serta diperhatikan akan sangat mudah bagi mereka untuk diarahkan ke hal-hal yang bersifat lebih positif. ”Memang seharusnya itu sudah diberlakukan saat mereka menginjak dewasa. Sehingga mereka bisa memilih mana yang baik dan tidak,” tegasnya.

Selain menghimbau agar orang tua lebih memperhatikan perilaku anak di luar sekolah. Dwi mengatakan saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan para kepala sekolah untuk memantau kehidupan sosial siswa mereka, saat berada di lingkungan sekolah. Karena bukan tidak mungkin peristiwa mesum di kafe terulang lagi. ”Kalau memang sudah melampaui batas, sudah seharusnya mereka menerima tindakan tegas dari sekolah. Jangan pandang bulu,” pungkasnya.

JPNN

Artikel yang berhubungan :

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • Digg
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

cara diet sehat


Komentar :