Mutasi di lingkup Pemkab Ponorogo yang sempat tertunda akhirnya dijalankan. Ratusan pejabat kemarin resmi digeser. Ada yang promosi ada pula yang sekadar rotasi atau pindah posisi. ”Mutasi itu hal yang biasa dan wajar dalam pemerintahan, jadi jangan di politisasi,” terang Bupati Ponorogo H Muhadi Suyono dalam kata sambutan pengambilan sumpah jabatan, kemarin.
Dia mengatakan ada beberapa pertimbangan dalam melakukan mutasi. Seperti kepentingan regenerasi kepemimpinan, penyegaran organisasi dan peningkatan kualitas kinerja. Mutasi dilakukan berdasarkan hasil evaluasi tim badan pertimbangan pangkat dan jabatan (baperjakat). ”Sekali lagi, mutasi itu bukan hal kebetulan. Tapi sudah direncanakan sejak lama dan melalui proses evaluasi,” katanya.
Total pejabat yang digeser sebanyak 206 pejabat. Terdiri dari delapan pejabat eselon II, 42 pejabat eselon III dan 156 pejabat eselon IV. Dari beberapa pejabat eselon dua yang dimutasi antara lain Kepala Dinas Perhubungan Siswanto yang menduduki posisi baru sebagai kepala bantiobkesbanglinmas. Sebagai penggantinya, Widhi Wahyu Atmaja yang sebelumnya menjabat kepala kantor pelayanan masyarakat terpadu (KPMT).
Selain itu, Heru Purwanto yang sebelumnya menjabat kabag humas bergeser menjadi kepala dinas kependudukan dan catatan sipil. ”Semua pergeseran itu telah didasari pada unsur kinerja dan profesionalitas,” ungkap Muhadi.
Dari ratusan pejabat yang di mutasi itu, ternyata Muhadi belum juga menetapkan sekretaris DPRD Ponorogo (sekwan). Menurut Muhadi, hingga kini pihaknya belum menerima keputusan gubernur tentang pejabat sekwan. ”Sekwan itu kan harus melalui persetujuan gubernur. Hingga kini belum turun juga persetujuan itu,” katanya.
Kepada pejabat yang baru dilantik, Muhadi meminta agar tetap meningkatkan profesionalisme dalam bekerja. Menurutnya, profesionalisme itu bisa diraih dengan kedisiplinan. Baik disiplin waktu, disiplin kerja, maupun disiplin anggaran. ”Ingat, yang menilai kinerja pejabat itu bukan hanya bupati dan sekda. Tapi juga masyarakat langsung, jadi tak boleh seenaknya dalam bekerja.”
JPNN
Artikel yang berhubungan :
Komentar :