Friday, February 10, 2012 22:22


cara diet sehat


Program Konversi di Ponorogo, Terganjal Kompor

Oleh pada Monday, May 10, 2010, 12:30

cara diet sehat

Progam konversi minyak tanah ke elpiji di Ponorogo masih tersendat. Hingga kini, sekitar 50 ribu rumah tangga sasaran belum mendapat jatah dari progam nasional itu. Menurut Agus Mustofa Latief, wakil ketua Hiswana Migas Ponorogo, penyelesaian konversi saat ini terganjal stok kompor gas. Termasuk selang dan regulatornya. ”Kalau tabung sudah siap semua,” ungkapnya.

Menurut Agus, saat ini Pertamina telah mengirimkan 50 ribu tabung ke Ponorogo. Tabung itu kini tersedia di SPBE Ponorogo. Meski begitu, belum bisa dibagikan ke masyarakat. Alasannya, menunggu datangnya pasokan kompor dan perlengkapannya. ”Kan tidak mungkin hanya dibagikan tabungnya saja,” katanya.

Jika kompor dan perlengkapannya segera datang, Agus optimistis konversi bisa selesai bulan Mei. Hanya, jika hingga pertengahan bulan ini perangkat tersebut belum datang, penyelesaian konversi bakal molor hingga Juni. ”Ya ditunggu saja kapan kompor itu datang agar secepatnya didistribusikan,” tambahnya.

Sementara Sunarto, asisten bidang perekonomian pemkab setempat, yang berkompeten mengurusi konversi enggan berkomentar terkait penyelesaian masalah ini. Alasannya, selama ini pihaknya sudah berulang kali berkoordinasi dengan Pertamina. Hanya memang belum ada kejelasan tentang penyelesaiannya. ”Sulit sekali untuk koordinasi soal, makanya kami sendiri bingung mengatasinya,” katanya kepada wartawan.

Sebelumnya pihak Pertamina kepada komisi B DPRD Ponorogo di Jakarta mengakui keterlambatan progam konversi. Hal itu disebabkan lambannya pihak rekanan penyedia kompor dan perlengkapannya. Namun pihak Pertamina menjanjikan akan menuntaskan konversi itu paling akhir bulan Juni nanti.

JPNN

Artikel yang berhubungan :

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • Digg
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

cara diet sehat


Komentar :